betapa bahagianya gue punya temen kaya kalian..
sekitar 4 tahun yang lalu kita pisah..
masing-masing orang membawa dirinya berpencar menjauh dari "penjara"
beberapa dari kalian memang memilih untuk tetap tinggal dan mengabdi pada sang guru untuk membalas jasa atau bahkan sekedar mengisi kekosongan dengan pengalaman,
tapi tetap saja, kita berpisah.
7 tahun yang lalu kisah kita di mulai, dengan tampang konyol (kacamata bulat, celana cutbray, rambut cepak) yaaa banyak hal yang membuat tampang kita konyol..gaya seperti itu berlangsung hingga 3 tahun selanjutnya..
namun, bukan hanya gaya yg perlu kita ingat, prestasi?
wah angkatan kita tidak kalah dengan itu, dari mulai prestasi akademik sampai non-akademik kita punya,
tak perlu disebut, kalian tentu tau..
ada satu hal lagi yang paling tak terlupakan,
hukuman.
ya, mungkin tiap orang dari kita pernah mendapat hukuman, dari yang kecil hingga yang terberat sekalipun.
ok, jika mengulas hukuman yang pernah saya terima, mungkin tidak akan sanggup jari ini mengetik..
kita berbicara tentang apa yg pernah kita alami secara universal..
kalian ingat pernah di pukul pakai "misjab" atau sekali-kali pakai kayu (rotan mungkin) sebelum masuk ke masjid karena telat?
kalian ingat pernah di tampar oleh sang ustad karena kebegoan kalian melakukan kesalahan dan ketahuan?
kalian ingat pernah dipermalukan di depan semua murid karena kesalahan parah yang pernah kalian lakukan? (saya pikir ini hanya dialami saya, dan beberapa teman saja) haha
kalian ingat pernah bertengkar, adu mulut, saling caci dengan angkatan lain?
kalian ingat pernah di sidang hingga malam hari karena kesalahan konyol yang terkadang kita tak pernah melakukannya?
kalian ingat ketika dipergoki orang lain (kaka kelas, guru, atau siapa lah) sedang berjumpa dengan lawan jenis di siang atau malam hari? hahaha
dan masih banyak lagi hukuman yang pernah kita terima, tidak akan cukup jika saya tulis semuanya..
selama 3 tahun..kita hidup serba teratur dan di atur..
mulai dari kegiatan pagi hari hingga malam hari,
otak kita harus terbagi..pelajaran umum dan agama, semua harus serasi, harus adil, dan mampu kita pelajari.
dari bangun subuh hingga tidur malam hari, kita tidak pernah lepas dari bahasa asing, arab ataupun inggris,
walaupun sekali-kali kita sering mengacuhkannya dan berujung pada hukuman (lagi)
sebelum tidur, harus belajar malam di luar asrama, yg terkadang kita belajar di bawah lampu remang-remang karena lampu terang sudah padat manusia.
yaa semua penuh perjuangan.
perjuangan yang sampai mati pun tak akan pernah kita lupa.
kini, di umur kita yang semakin tua..
semua hal di atas sudah terlepas.
layaknya burung keluar dari sangkar,
kita senang, kita bebas.
bergaya dengan gaya jaman sekarang.
tak ingin di sebut norak atau kampungan dengan pakaian jaman dulu di penjara.
bagi sang lelaki, rambut pendek bukan jamannya lagi, memanjangkan rambut, inilah saatnya.
celana cut bray tak bisa di pakai lagi, mereka mengubahnya dengan celana beggy atau bray cut ? entah lah apa namanya..
dan sang wanita?
beberapa dari mereka benar" mengubahnya, walau beberapa lainnya masih berpegang teguh pada pendiriannya.
jilbab di perpendek, baju pun di perpendek sedikit,
rok mulai jarang di pakai, dan di ganti dengan celana jeans lurus ngetat.
tak jarang orang menilai kami berubah menjadi bejat.
sesungguhnya bukan itu yang kami mau,
kami hanya mengubah cover kami, bukan isi kami.
kepribadian kami masih tetap seperti dulu, tak ada yg berubah karena itu adalah kami, diri kami.
kami selalu berusaha menampilkan kami apa adanya.
teman-teman,
gathering kemarin sesungguhnya telah membuka mata saya lebar-lebar..
kita sudah semakin berubah, dewasa mungkin...umur semakin bertambah, cerita sejak 7 tahun yang lalu sudah menjadi kisah yang hanya bisa di kenang..
kita ini keluarga..
4 tahun ke depan, mungkin kita sudah punya keponakan, anak dari teman kita sendiri..
keluarga kita semakin lama semakin bertambah
ingat lah kawan, semua perjuangan kita adalah yang membuat kita sekarang seperti ini,
tanpa kita sadari, pahit manis di dalam penjara dulu, membuat kita dewasa, tegar dan mampu menghadapi kejamnya dunia luar
semua itu tak akan mudah di lupakan..
untuk itu, ingat kita slalu, jalin tali silaturrahmi yang erat..
jangan samapi putus hingga 5 tahun ke depan, sepuluh tahun, 20 tahun, 50 tahun
bahkan hingga ajal menjemput kita !
:)
"kehidupan di alam pondok..
laksana di penjara katanya..
tapi yang ku rasakan tak serupa..
malah ku rasakan cukup indah :))"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar